Jasa Pembuatan Website dan Kursus website

Jasa Pembuatan Website dan Kursus website Murah

Jasa Pembuatan Website dan Kursus website , Shere Materi Teknik Informatika , Download Aplikasi Website PHP, Pemrograman HTML/CSS, dan PHP, dan C.

Jasa Pembuatan Website dan Kursus website

Jasa Pembuatan Website dan Kursus website Murah

Jasa Pembuatan Website dan Kursus website , Shere Materi Teknik Informatika , Download Aplikasi Website PHP, Pemrograman HTML/CSS, dan PHP, dan C.

Jasa Pembuatan Website dan Kursus website

Jasa Pembuatan Website dan Kursus website Murah

Jasa Pembuatan Website dan Kursus website , Shere Materi Teknik Informatika , Download Aplikasi Website PHP, Pemrograman HTML/CSS, dan PHP, dan C.

Jasa Pembuatan Website dan Kursus website

This is default featured slide 4 title

Jasa Pembuatan Website dan Kursus website , Shere Materi Teknik Informatika , Download Aplikasi Website PHP, Pemrograman HTML/CSS, dan PHP, dan C.

Jasa Pembuatan Website dan Kursus website

This is default featured slide 4 title

Jasa Pembuatan Website dan Kursus website , Shere Materi Teknik Informatika , Download Aplikasi Website PHP, Pemrograman HTML/CSS, dan PHP, dan C.

Showing posts with label Basisdata. Show all posts
Showing posts with label Basisdata. Show all posts

Manajemen Transaksi

Transaksi adalah serangkaian aksi yang di lakukan user oleh aplikasi untuk mengubah isi data base , atau lebih tepatnya serangkaian aksi yang di lakukan pengguna terehadap suatu aplikasi.
Transaksi selalu merubah dari satu stata konsisten ke stata lainya,walaupun konsisten data dapat terganggu selama transaksi berjalan .
Output dari terbagi menjadi 3 hal


  • Suskses adalah transaksi dikatakan commited dan database mencapai stata baru atau stata berikutnya
  • Gagal adalah transaksi di katakan aborted, dan database harus dikembalikan ke stata yang lama sebelum traksaksi.transaksi ini di sebut roll back atau undo
  • Transaksi yang comited tidak dappat di gagalkan transasksi yang di gagalkan akan roolback yang dapat di proses ulang di waktu mendatangan
Sifat-sifat Transaksi


  • Atomiticity(Keutuhan) Transaksi merpakan unit yang tidak terlihat yang harus dilakukan secara keseluruhan atau tidak sama sekali 
  • Consistensy(Ketepatan) Transaksi harus mengubah database dari satu stata konsisten ke stata lainnya/ berikutnya 
  • Isolation(Pemisahan) Transaksi di eksekusi secara terpisah dari yang satu dengan yang lainya 
  • Durablity(Daya Tahan) Secara permanen direkan ke dalam database dan tidak akan hilang dikarenakan kegagalan berikutnya.
Subsitem Transaksi DBMS
  • Transaction Manager mengkoordinasikan transaksi untuk kepentingan program aplikasi, yang saling berkomunikasi dengan scheduler
  • scheduler yaitu modul yang bertanggung jawab menangani implementasi strategi khusus untuk kontrol concurrency
Tujuan dari scheduler adalah 
  • memaksimalkan transaksi concurrensi tanpa memungkinkan transaksi yang sedang dieksekusi untuk mempengaruhi dengan transaksi lainya
  • Jika terjadi kegagalan maka database dapat menjadi tidak konsisten 
  • recovery manager bertugas untuk memastikan database dikembalikan ke stata sebelum di lakukan transaksi 
  • bufer manager bertanggung jawab untuk mengirim data antara pnyimpan  disk dennga main memory  
Protokol Konkurensi
Merupakan proses pengaturan operasi yang simultan pada data base tanpa menyebabkan saling mempengaruhi satu dengan yang lainnya , akses konkuren tidak akan bermasalahjika user hanya membaca data saja .gangguan data base secara simultan dan sedikitnya melakukan perubahan (update) maka dapat  menyebabkan ketidak konsistenan ,terdapat 3 masalah akibat concurrensy 
  • Masalah kehilangan modifikasi (lost update problem)
  • Masalah modifikasi sementara (Uncommited Dependency Problem)
  • Masalah analisa yang tidak konsisten (Inconsistent analysis Problem)

  • Lost Update Problem
Update yang dilaukan oleh user pertama di ubah oleh user yang lainya   
Contoh di atas menerangkan bahwa hilangnya modifikasi yang di lakukan oleh T2. kehilangan modifikasi ini dapat diatasi dengan mencegah T1 melakukan pembacaan data sebelum perubahan T2 selesai di laksanakan 
  • Uncommited Dependency Problem
Masalah Modifikasi sementara terjadi jika satu transaksi (Transaksi pertama) menbaca hasil dari transaksi lainya (Transaksi kedua) sebelum transaksi kedua dinyatakan commited,
Biasanya di kenal dengan Dirty Read problem

  • Inconsistent Analysis Problem
Terjadi ketika transaksi pertama membaca beberapa nilai tetapi transaksi kedua melakukan perubahan terhadap nilai tersebut selama eskekusi transaksi pertama sedang berlangsung 
  • contonya : transaksi A menjumlahkan variabel X (100), Y(50), P(25). pada saat yang sama transaksi B memindahkan X(10) ke Y, sehingga transaksi A mendapat hasil akhir yang salah (yaitu lebih 10) Hal ini disebut nonrepeatebel (of fuzy read) 
Serializabity

  • Serializability : pengontrolan secara konkurensi kepada kebenaran dari kriteria yang membutuhkan eksekusi konkuren dari transaksi harus ekuivalen terhadap efek dari eksekusi serial transaksi tersebut 
  •  Tujuan dari serializability adalah menemukan nonserial schedule yang memungkinkan transaksi untuk mengeksekusi secara konkuren tanpa mengganggu/interferen yang lainnya dan menghasilkan state database yang dapat dihasilkan oleh eksekusi serial. Dengan kata lain, jika terdapat nonserial schedule yang ekuivalen dengan beberapa serial schedule disebut dengan serializability
Recoverbality
  •  Serializability mengidentifikasikan schedule yang memelihara konsistensi database, diasumsikan tidak ada transaksi yang gagal. Juga memeriksa recoverability dari transaksi dalan schedule. Jikat ransaksi gagal, atomicity membutuhkan akibat dari transaksi yang harus diselesaikan.
  • Durability state ketika transaksi commit, perubahannya tidak dapat diselesaikan (tanpa menjalankan yang lain, penggantian, transaksi).
  • Recoverable Schedule merupakan schedule yang setiap pasang dari transaksi Ti dan Tj, jika Tj membaca sebuah data item sebelum dituliskan oleh Ti, maka operasi commit dari Ti mendahului operasi commit dari Tj.


.





Operator Relasi, Relasi Aljabar, Stuktur Query Language

Oke sob kali ini saya ingin Bahas tentang Operator Relasi , Relasi Aljabar sama Struktur Query Language(SQL) oke gak usah lama-lama 
langsung ajah di baca di bawah 
                                                                                                                                          
  • Operator Relasional 
Dalam Ilmu matematika operator relasi merupakan suatu tanda untuk membandingkan 2 buah nilai operator relasi ini akan menghasilan kondisi BENAR atau SALAH.
Contohnya :
  1. Sama dengan ( = )
  2. Tidak sama dengan ( != )
  3. Lebih dari ( > )
  4. Kurang dari ( < )
  5. Lebih dari sama dengan ( >= )
  6. Kurang dari sama dengan ( <= )
Nah itu Sebagian Dari Operator Relasi dalam lingkup matemtika ,, sekarang yang di maksud Operator relasional dalam Basis Data adalah Sebuah Sistem Manajemen Basis Data Relasional dari sebuah program komputer yang di rancang untuk menagatur atau me menage sebuah basis data sebagai sekumpulan basis data atas pemintaaan pengguananya.
  • Relasi Aljabar 
Relasi Aljabar atau Aljabar Relasional adalah sebuah bahasa Query yang terdiri dari macam-macam operasi dimana inputannya adalah satu atau dua relasi dan outputnya berupa sebuah relasi , yang telah di proses oleh operasi yang telah di jalankan.
Operasi-operasi yang terdapat dalam Relasi Aljabar yaitu 


Select==> operasi ini berfungsi nutk menyeleksi tuple-tuple yang memenuhi predikat yang di inginkan user , biasanya operasi ini mengggunakan simbol sigma "σ". 
Contohnya : σ MHS=A11.2011.06158(nilai) perintah ini berati memilih tuple dari tabel nilai yang memiliki atribut MHS dalam Indeks A11.2011.06158.



Project==>Operasi project berfungsi untuk memilih nilai atribut-atribut tertentu saja dari sebuah tabel relasi. Simbol phi “Π” .

Contoh penggunaan operasi project :
Π KDMK,SKS(MKUL)

Perintah diatas berarti memilih nilai atribut KDMK dan SKS dari tabel MKUL


Union==>Operasi union berfungsi untuk mendapatkan gabungan nilai atribut dari sebuah tabel relasi dengan nilai atribut dari tabel relasi lainnya. Simbol “∪” digunakan untuk menunjukkan operasi union 

Set Difference==>Operasi set difference berfungsi untuk mendapatkan nilai yang ada dalam sebuah tabel relasi, tapi tidak ada dalam tabel relasi lainnya. Simbol “-“ digunakan untuk menunjukkan operasi set difference.

Cartesian Product==>Operasi cartesian product berfungsi untuk mengkombinasikan informasi yang ada dalam 2 tabel relasi dan menghasilkan sebuah tabel relasi yang baru. Simbol “x“ digunakan untuk menunjukkan operasi set difference.

Set Intersection==> Operasi set intersection berfungsi untuk mendapatkan nilai yang ada dalam sebuah tabel relasi dan juga ada dalam tabel relasi lainnya. Simbol “∩“ digunakan untuk menunjukkan operasi set intersection.

Natural Join==>Operasi natural join memungkinkan kita untuk menggabungkan operasi select dan cartesian product menjadi hanya 1 operasi saja. Simbol “⋈“ digunakan untuk menunjukkan operasi natural join. Operasi natural join hanya menghasilkan tupel yang mempunyai nilai yang sama pada 2 atribut yang bernama sama pada 2 tabel relasi yang berbeda.
 Division==>Operasi division berfungsi untuk query yang memasukkan frase “untuk semua/seluruh”. Simbol “÷“ digunakan untuk menunjukkan operasi division
 Theta Join==>Operasi theta join berfungsi jika kita ingin mengkombinasikan tupel dari 2 tabel relasi dimana kondisi dari kombinasi tersebut tidak hanya kesamaan nilai dari 2 atribut bernama sama, tetapi kondisi yang diinginkan juga bisa menggunakan operator relasional (≤, <, =, >, ≥). Operasi theta join merupakan ekstensi dari natural join.

Struktur Query Language(SQL)

 .

Operator Relasi, Relasi Aljabar, Struktur Query Language


  • Operator Relasional 
Dalam Ilmu matematika operator relasi merupakan suatu tanda untuk membandingkan 2 buah nilai operator relasi ini akan menghasilan kondisi BENAR atau SALAH.
Contohnya :
  1. Sama dengan ( = )
  2. Tidak sama dengan ( != )
  3. Lebih dari ( > )
  4. Kurang dari ( < )
  5. Lebih dari sama dengan ( >= )
  6. Kurang dari sama dengan ( <= )
Nah itu Sebagian Dari Operator Relasi dalam lingkup matemtika ,, sekarang yang di maksud Operator relasional dalam Basis Data adalah Sebuah Sistem Manajemen Basis Data Relasional dari sebuah program komputer yang di rancang untuk menagatur atau me menage sebuah basis data sebagai sekumpulan basis data atas pemintaaan pengguananya.
  • Relasi Aljabar 
Relasi Aljabar atau Aljabar Relasional adalah sebuah bahasa Query yang terdiri dari macam-macam operasi dimana inputannya adalah satu atau dua relasi dan outputnya berupa sebuah relasi , yang telah di proses oleh operasi yang telah di jalankan.
Operasi-operasi yang terdapat dalam Relasi Aljabar yaitu 

Select==> operasi ini berfungsi nutk menyeleksi tuple-tuple yang memenuhi predikat yang di inginkan user , biasanya operasi ini mengggunakan simbol sigma "σ". 
Contohnya : σ MHS=A11.2011.06158(nilai) perintah ini berati memilih tuple dari tabel nilai yang memiliki atribut MHS dalam Indeks A11.2011.06158.

Project==>Operasi project berfungsi untuk memilih nilai atribut-atribut tertentu saja dari sebuah tabel relasi. Simbol phi “Π” .

Contoh penggunaan operasi project :
Π KDMK,SKS(MKUL)

Perintah diatas berarti memilih nilai atribut KDMK dan SKS dari tabel MKUL


Union==>Operasi union berfungsi untuk mendapatkan gabungan nilai atribut dari sebuah tabel relasi dengan nilai atribut dari tabel relasi lainnya. Simbol “∪” digunakan untuk menunjukkan operasi union 

Set Difference==>Operasi set difference berfungsi untuk mendapatkan nilai yang ada dalam sebuah tabel relasi, tapi tidak ada dalam tabel relasi lainnya. Simbol “-“ digunakan untuk menunjukkan operasi set difference.

Cartesian Product==>Operasi cartesian product berfungsi untuk mengkombinasikan informasi yang ada dalam 2 tabel relasi dan menghasilkan sebuah tabel relasi yang baru. Simbol “x“ digunakan untuk menunjukkan operasi set difference.

Set Intersection==> Operasi set intersection berfungsi untuk mendapatkan nilai yang ada dalam sebuah tabel relasi dan juga ada dalam tabel relasi lainnya. Simbol “∩“ digunakan untuk menunjukkan operasi set intersection.

Natural Join==>Operasi natural join memungkinkan kita untuk menggabungkan operasi select dan cartesian product menjadi hanya 1 operasi saja. Simbol “⋈“ digunakan untuk menunjukkan operasi natural join. Operasi natural join hanya menghasilkan tupel yang mempunyai nilai yang sama pada 2 atribut yang bernama sama pada 2 tabel relasi yang berbeda.
 Division==>Operasi division berfungsi untuk query yang memasukkan frase “untuk semua/seluruh”. Simbol “÷“ digunakan untuk menunjukkan operasi division
 Theta Join==>Operasi theta join berfungsi jika kita ingin mengkombinasikan tupel dari 2 tabel relasi dimana kondisi dari kombinasi tersebut tidak hanya kesamaan nilai dari 2 atribut bernama sama, tetapi kondisi yang diinginkan juga bisa menggunakan operator relasional (≤, <, =, >, ≥). Operasi theta join merupakan ekstensi dari natural join.

Struktur Query Language(SQL)


Standarisasi SQL dimulai pada tahun 1986, yang di ditandai dengan dikeluarkannya standar SQL oleh ANSI. sering di sebut denganSQL86.Standar ini diperbaiki pada tahun 1989 dan pada tahun 1992 di keluarkan  Versi terakhir dikenal dengan SQL92. Pada tahun 1999 dikeluarkan standar baru yaitu SQL99 atau disebut juga SQL99, 

SELECT

SELECT adalah perintah yang paling sering digunakan pada SQL, sehingga kadang-kadang istilah query dirujukkan pada perintah SELECT. SELECT digunakan untuk menampilkan data dari satu atau lebih tabel, biasanya dalam sebuah basis data yang sama. Secara umum, perintah SELECT memiliki bentuk lengkap:
( QUERY BUDIN ) Cilegon.
 SELECT [nama_tabel|alias.]nama_field1 [AS alias1] [, nama_field2, ...]
 FROM nama_tabel1 [AS alias1] [INNER|LEFT|RIGHT JOIN tabel2 ON ''kondisi_penghubung'']
 [, nama_tabel3 [AS alias3], ...]
 [WHERE ''kondisi'']
 [ORDER BY nama_field1 [ASC|DESC][, nama_field2 [ASC|DESC], ...]]
 [GROUP BY nama_field1[, nama_field2, ...]]
 [HAVING ''kondisi_aggregat'']
dengan:
  • kondisi adalah syarat yang harus dipenuhi suatu data agar ditampilkan.
  • kondisi_aggregat adalah syarat khusus untuk fungsi aggregat.
Kondisi dapat dihubungkan dengan operator logika, misalnya AND, OR, dan sebagainya.